![]() |
| www.pokerbond88.com |
Agen Poker Terpercaya - Holly Butcher berusia 27 tahun ketika ia akhirnya tutup usia setelah mengidap Sarkoma Ewing.
Dilansir dari The Sun, Sarkoma Ewing adalah jenis kanker yang menyerang tulang atau jaringan di sekitar tulang.
Sarkoma Ewing biasanya menyerang anak muda yang berusia 10-20 tahun.
Usai kepergian Holly Buthcer, sebuah status yang ditulisnya di Facebook menjadi viral.
Status itu dituliskannya pada Kamis (4/1/2018).
Holly yang berasal dari New South Wales, Australia, meminta keluarganya untuk membagikan pesan yang ditulisnya Facebook.

Berikut pesan yang ditulis Holly di Facebook:
"Rasanya aneh saat menyadari dan harus menerima kematian saat masih di usia 26 tahun.
Itu adalah pikiran yang ingin kamu tolak,
Waktu berlalu dan kamu hanya mengira-ngira apa yang akan terjadi selanjutnya, sampai hal tak terduga benar-benar terjadi.
Aku selalu membayangkan diriku tumbuh dewasa, menjadi keriput yang kemungkinan besar dikarenakan keluarga (dengan banyak anak) yang aku rencanakan membangunnya dengan cinta.
Aku sangat menginginkan hal itu.
Itulah hal-hal tentang kehidupan: Mudah pecah, berharga, dan tak terduga.
Setiap hari adalah hadiah, bukan pemberian.
Usiaku 27 tahun sekarang. Aku tak ingin pergi. Aku mencintai kehidupanku. Aku bahagia... Aku berutang kepada orang-orang tercinta. Tetapi itu di luar kendaliku.
Aku tak menulis pesan sebelum kematian sehingga kematian itu terasa menakutkan, aku tahu jika fakta sangat sulit untuk ditolak.
Aku hanya ingin orang-orang berhenti khawatir pada hal-hal kecil, mengurangi stres dalam hidupnya, dan mencoba untuk mengingat jika semua memiliki takdir yang sama setelah hidup, sehingga kamu bisa menghabiskan hari-harimu dengan baik.
Saat kamu memikirkan hal-hal konyol, cukup pikirkan seseorang yang benar-benar memiliki masalah.
Bersyukurlah untuk persoalan kecil dalam hidupmu dan selesaikanlah.
Tak masalah mengakui jika ada sesuatu yang menyebalkan tetapi cobalah tak menjadikan itu beban dan membiarkan hal negatif memengaruhi hari-hari orang lain.
Keluarlah dan tarik napas dalam-dalam, lihatlah langit biru dan pohon yang hijau: itu sangat indah. Pikirkanlah betapa beruntungnya kamu untuk melakukan hal itu: Bernapas.
Kamu mungkin terjebak dalam kemacetan hari ini, atau memiliki waktu tidur yang buruk karena bayimu membuatmu terjaga, atau penata rambut memotong rambutmu hingga sangat pendek,
Biarkanlah semua hal itu berlalu... Aku yakin kamu tak akan memikirkan hal-hal itu ketika kamu pergi nanti.
Aku mendengar orang-orang terus melakukan kritik atas pekerjaannya yang mengerikan atau seberapa keras untuk belajar. Tapi bersyukurlah jika tubuhmu masih bisa melakukan itu. Pekerjaan hanyalah hal-hal tak berarti sampai tubuhmu tak bisa lagi melakukannya.
Aku mencoba untuk hidup sehat, faktanya, itu adalah hasrat utamaku. Hargaimu kesehatanmu dan fungsi tubuhmu, meski itu bukan yang ideal untukmu. Lihatlah dan sadari betapa mengagumkannya itu. Rawatkah dengan mengonsumsi makanan segar.
Bersyukurlah karena kamu tak merasa kesakitan setiap hari dan meski kamu tak sehat.
Memberi, memberi, memberi. Itu adalah hal yang bisa meningkatkan kebahagiaan. Aku berharap bisa memberi lebih banyak. Sejak aku sakit, aku bertemu orang-orang memberi banyak cinta dari keluarga, teman, hingga orang asik. Aku tak akan melupakan itu, dan selamanya bersyukur atas mereka.
Rasanya sangat aneh memiliki uang untuk membeli hal-hal yang diinginkan seperti pakaian. Berbagilah pada teman-temanmu. Tak ada yang peduli kamu mengenakan pakaian yang sama.
Hargai waktu orang lain. Jangan membuat mereka menunggu. Bersiaplah lebih awal.
Gunakan uangmu untuk mendapat pengalaman, atau setidaknya janga lewatkan pengalaman karena kamu menghabiskan waktu untuk hal-hal yang berupa material," tulisnya.


No comments:
Post a Comment