Agen Bola Terbesar - Manajer Honda Racing Corporation (HRC), Livio Suppo, tak mau banyak berkomentar terkait insiden yang melibatkan Marc Marquez dan Valentino Rossi di Sirkuit Sepang. Namun, pria yang menjabat sebagai manajer tim sejak 2013 masih mau mengeluarkan pendapat terkait dugaaan kesengajaan Baby Alien menutup-nutupi The Doctor di Phillip Island, Australia.
Suppo menilai tidak ada indikasi Marquez menghalangi laju YZR-M1 milik Rossi saat balapan di seri ke-16 MotoGP 2015 tersebut. Sebab menurut Suppo, rider berusia 22 tahun tersebut berhasil menyelesaikan balapan di posisi pertama,Seperti yang dilansir oleh Agen Bola Terbesar Hokbet88.net
Pada balapan tersebut, Marquez, Rossi dan Andrea Iannone terlibat persaingan sengit memperebutkan posisi dua. Sementara Jorge Lorenzo terlihat nyaman berada di posisi paling depan.
Marquez yang memulai balapan dari posisi pertama bersaing ketat dengan Rossi dan Iannone. Namun pada lap terakhir, rider berpaspor Spanyol tersebut tiba-tiba bisa menyalip X-Fuera –julukan Lorenzo– untuk merebut posisi pertama.
Hal itulah yang membuat Rossi gusar. Rider berusia 36 tahun menilai Marquez sebenarnya bisa melesat untuk merebut posisi pertama sejak awal balapan. Namun, Marquez justru menghambat laju Rossi. Saat jarak Lorenzo dan Rossi cukup jauh, barulah Marquez menyodok untuk meraih podium teratas.
“Ada beberapa pihak menyebut Marc (Marquez) tidak menampilkan performa terbaiknya di Australia. Kenyataannya, ia meraih lima poin dari Jorge (Lorenzo),” jelas Suppo seperti mengutip dari Speedweek, Senin (16/11/2015).
“Marc bersaing ketat saat itu, tak hanya dengan Vale, namun juga dengan Iannone. Jadi jika Marc memperlambat laju motornya, ada Iannone di sana yang siap menyalip kapan saja,” urai Suppo.(MC)

No comments:
Post a Comment